Saturday, 23 February 2019

TITIK AKHIR. ( puisi tak bertema)

kebisuan membuat terbungkam
prahara berhasil memporak sudut berharga
percikan air bercucuran
membuat kepudaran warna
benar!!
petir sering menyambar kondisi
wujud penyesalan pun hadir mengakhiri
inilah suratan takdir
dalam menyesali keadaan akhir


#

bergerak namun kena sambar
berbagi namun teruji
lantas penampakan seperti apa yang harus ditunjukkan
ucapanpun tak tertolerir
sifatpun selalu diforsir
lalu tujuan berada disini apa?
mungkin semesta akan membisikiku
membungkam adalah cara tepat 
untuk menjadi tangguh


#

kembali keperaduan tuhan
terduduk dan meresapi bahwa raga tak kan pernah benar dalam melangkah
semilir angin pun ikut serta kubisiki
untuk menanyakan kepada robb
langkah apa yang harus kutempuh 
untuk menjadi tangguh




AINUR ROFIQOH (JELITA)

2 comments:

karya tulis menghasilkan inspirasi

Garis Kehidupan

kepada garis kehidupan Pada sebuah garis kehidupan, kutemukan banyak arti dan warna di dalamnya, pada sebuah garis kehidupan, k...